Rabu, 26 Juni 2013

Beberapa Kelebihan dan Manfaat Memelihara Kucing


Hay2 guys... artikel saya yang ke sembilan ini, akan membahas tentang Beberapa kelebihan dan manfaat memelihara kucing.


Mungkin kita semua tidak menyadari banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan memelihara dan menyayangi kucing. Saya akan merangkum, beberapa artikel dari internet dan kita sama-sama review manfaat memelihara kucing terhadap manusia. Apa saja kelebihan dan manfaatnya, cekidot... :

1. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan serangan jantung



Sebuah studi dari University of Minnesota menemukan bahwa mereka yang tidak memiliki kucing antara 30 dan 40 persen lebih tinggi dapat meninggal akibat penyakit yang melibatkan sistem kardiovaskular dari mereka yang memiliki kucing. Resiko untuk seorang pemilik kucing mati akibat serangan jantung juga adalah sangat rendah.

2. Meningkatkan fungsi sistem imun (Daya Tahan Penyakit)


  
Memelihara kucing dapat membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda. Hubungan antara kucing dan pemilik kucing dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang pemilik kucing.

3. Mencegah Alergi


Jika Anda akan memiliki bayi, mungkin Anda harus mempertimbangkan untuk memelihara kucing. Memelihara kucing dapat membantu Anda mencegah alergi pada anak Anda. Ada beberapa penelitian yang baru lahir yang hidup dengan hewan peliharaan dapat menghindari alergi berkembang.

4. Membantu mencegah asma pada anak


Selain membantu untuk mencegah alergi berkembang terhadap anak Anda, ada beberapa bukti bahwa hidup dengan kucing juga dapat membantu mencegah asma pada anak-anak. Memiliki kucing pada usia dini,anak anda, dapat membantu mereka untuk menghindari resiko mengidap asma. Ini karena sentuhan antara anak Anda dengan kucing, dapat membantu mengatasi masalah pernafasan.

5. Mengurangi Tekanan Darah

Percayakah Anda hanya dengan mengusap-ngusap kucing, dapat membantu menurunkan tekanan darah. Mereka yang memiliki hewan peliharaan, menurut State University of New York di Buffalo penelitian  menunjukkan bahwa mereka yang memelihara kucing cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dari mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan.
6. Menurunkan Kolestrol

 
Berdasarkan penelitian, pemilik kucing memiliki kolesterol lebih rendah daripada mereka yang tidak memiliki kucing sendiri. Sebuah penelitian 2006 di Kanada menunjukkan bahwa memiliki kucing sebenarnya lebih efisien dalam menurunkan kolesterol, daripada meminum obat-obatan kimia.

7. Mengurangi risiko Mendapat Stroke


Prospek memiliki stroke adalah menakutkan. Jika Anda prihatin tentang mengalami serangan stroke, Anda bisa mempertimbangkan untuk memelihara kucing. Memiliki kucing dapat mengurangi risiko stroke. Sebuah penelitian di Universitas Minnesota menemukan bahwa pemilik kucing dapat mengurangi risiko mendapatkan stroke.

8. Mengurangi stress (tekanan perasaan) dan rasa cemas


Memiliki kucing, bisa membantu mengurangi stress dalam hidup Anda. Banyak manfaat psikologis jika kita memelihara kucing dan salah satunya adalah menghilangkan stress. Dengan menjaga binatang atau berbicara dengan kucing Anda, bisa membantu Anda merasa lebih tenang dan mengurangi tingkat stres. Kehadiran seekor kucing bersama Anda dapat membantu Anda menenangkan diri Anda karena Anda menikmati cinta tanpa syarat dari seekor kucing.

9. Membuat mood Anda dalam kondisi COOL



Dalam banyak kasus, berinteraksi dengan hewan peliharaan dapat membantu memperbaiki mood Anda. Ini termasuk kucing. Memiliki kucing dapat membantu Anda merasa lebih baik secara umum, dan meningkatkan mood Anda.

10. Dapat membantu pasien-pasien Autis


Mereka dengan autisme, memiliki kesulitan berkomunikasi dalam cara yang sama seperti orang lain. Memiliki kucing benar-benar dapat membantu dalam kasus ini. Ada kejadian di mana kucing telah berperan dalam terapi untuk anak-anak autis.

11. Mengurangi Kesepian

 

Hubungan persahabatan antara manusia dan kucing dapat membantu mereka yang kesepian. Hanya dengan memiliki kucing di rumah dan menghabiskan waktu bersama bisa membantu mengurangi rasa sunyi.

Saya tidak menyarankan kalian untuk memelihara kucing, karena disamping kelebihan-kelebihan di atas juga memungkinkan adanya kekurangan pada sisi yang lain. Tapi bagi pecinta kucing, kelebihan memelihara kucing ini banyak sekali manfaatnya guys.. :sip

Okay guys.. sekian dulu artikel saya ini, artikel ini saya ambil dari berbagai sumber dari internet. Dan sudah saya rangkum, semoga bermanfaat.. :)

TERIMAKSIH

Salam Lia_07

Sumber dari berbagai sumber

Memilih Makanan yang Baik untuk Kucing


Hay guys.. di artikel saya yang ke delapan ini, saya akan membahas tentang bagaimana cara memilih makann yang baik untuk kucing.

Memberikan makanan yang berkualitas untuk kucing kita adalah sebuah keharusan. Cat food yang baik akan membuat kondisi kesehatan kucing kita menjadi prima. Memilih makanan untuk kucing tidak boleh asal-asalan. 




Makanan yang baik untuk kucing adalah makanan yang dapat memenuhi semua asupan nutrisi yang dibutuhkan kucing serta tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kucing peliharaan kita. Selain itu makanan makanan kucing tersebut harus terbuat dari bahan yang alami. Untuk dapat memilih cat food yang tepat, anda harus memperhatikan hal-hal di bawah ini

Bahan Dasar




Hal pertama yang patut jadi pertimbangan kita dalam memilih makanan adalah bahan dasar. Kucing adalah binatang karnivora murni, artinya kebutuhan makanannya semuanya didapat dari daging. Makanan terbaik bagi kucing adalah makanan yang alami, yang bisa kita penuhi dengan membuat sendiri dari daging (ikan, ayam, kalkun, dsb) dengan tambahan vitamin. Akan tetapi sering kita dihadapkan dengan kendala waktu dan tenaga yang terbatas. Selain itu home made cat food tidak bisa disimpan terlalu lama yang akan mengakibatkan rusaknya nutrisi dan resiko terinfeksi bakteri.

Untuk memberi commercial cat food (makanan pabrik), wajib kita sadari bahwa tidak semua cat food terbuat dari bahan dasar (daging) yang aman untuk kucing. Apabila didalam kemasannya tidak dicantumkan terbuat dari human grade meat (daging yang aman dikonsumsi manusia), maka kita patut curiga bahwa ada kemungkinan dagingnya adalah by product (sisa-sisa tubuh dari rumah pemotongan hewan), atau bahkan juga daging kucing atau anjing yang mati di euthanasia. Sangat disarankan untuk memilih makanan yang mencantumkan dan menjamin bahwa produknya mengandung bahan-bahan alami.

Kadar Protein




Kucing membutuhkan makanan dengan kandungan protein tinggi, terutama kucing di usia muda. Sering di saat kita membandingkan kandungan protein antara makanan kaleng (basah) dengan makanan kering kita menemukan bahwa makanan kering seolah- olah mengandung kadar protein lebih tinggi dibanding dengan makanan basah. Benarkah demikian ?

Cara membandingkan yang paling tepat adalah dengan membandingkan keduanya pada kondisi yang sama. Persentase protein pada makanan kering tidaklah sebanding dengan persentase pada kondisi basah. Misalnya, makanan kering dengan kadar moisture 10% dikatakan mengandung 20% protein. Ini berarti bahwa kadar kekeringan makanan tersebut adalah 90%, dan kadar protein sebenarnya dalam kondisi kering adalah 20/90 = 0.2222 atau 22.22%.

Bandingkan dengan makanan basah dengan kadar moisture 80% dan 10% protein. Kadar protein sebenarnya dalam kondisi kering adalah 10/20 atau = 50%, lebih dari 2 kali kadar protein dalam kondisi kering! Dan karena kucing membutuhkan sekitar 40% - 50% kadar protein (dry basis), maka makanan basah dalam contoh di atas lebih memenuhi syarat dibanding dengan makanan kering.

Untuk panduan kasar, secara umum dry food mengandung 4 kali persentase tertulis dibanding dengan makanan basah. Jadi untuk membandingkannya, kalikan kadar persentase tertulis pada makanan basah dengan 4

Kadar Air


Kucing membutuhkan makanan dengan kadar air yang tinggi. Di alam, kucing memangsa binatang yang didalam tubuhnya 70% terdiri dari air. Oleh sebab itu kucing yang makan makanan alami akan kurang kebutuhannya akan minum. Kucing yang diberi makan dry food (kibles) dan kurang diimbangi dengan minum air yang banyak akan membuat kerja ginjal menjadi berlebih. Masalah yang sering timbul kemudian adalah urinary tract disorder atau yang sering dikenal dengan istilah kencing batu, yaitu dengan gejala kucing sulit kencing, kencing berdarah, kencing diluar litter box, kucing sering menjilati area genitalnya karena merasa sakit/tidak nyaman. Jadi kalau memungkinkan berilah kucing makanan basah, dibanding dengan dry food.

Rendah Karbohidrat

Dry food biasanya mengandung kadar karbohidrat yang tinggi yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh kucing. Tidak seperti manusia, kucing membutuhkan energinya dari protein dan lemak, dan sangat rendah kebutuhan akan karbohidrat. Jadi commercial cat food terbaik adalah grain free (tidak mengandung biji-bijian) dan mengandung tidak lebih dari 5% kadar karbohidrat.

Anti Bahan Pengawet




hindari memberikan makanan dengan bahan-bahan pengawet yang berbahaya seperti Butylated Hydroxyanisole (BHA), Butylated Hydroxytoluene (BHT), propyl gallate, propylene glycol, dan ethoxyquin. Bahan-bahan tersebut dicurigai dapat mengakibatkan kanker pada binatang peliharaan. Sebaliknya, pilihlah makanan dengan kandungan vitamin C dan vitamin E.

Usia dan Kesehatan Kucing




Pastikan bahwa makanan yang akan anda berikan pada kucing sesuai dengan usianya. Selain itu sesuaikan juga dengan berat kucing serta riwayat kesehatan kucing. Selain itu, makanan kucing harus disesuaikan dengan jenis kucing yang anda pelihara serta tingkat aktivitas yang dilakukan kucing anda.

Budget





Hal terakhir yang patut kalian perhatikan adalah biaya. Berikanlah makanan yang berkualitas pada kucing sesuai dengan kemampuan keuangan kalian guys... Jangan sampai biaya yang kalian keluarkan untuk menyediakan makan bagi kucing kalian menjadi beban keuangan. 

Okay guys... sekian artikel saya, tentang bagaimana cara memilih makanan yang baik untuk kucing kesayangan kalian guys... semoga artikel ini bermanfaat, khususnya bagi para Cats_Lovers :)

TERIMAKASIH

Salam Lia_07





Selasa, 25 Juni 2013

Cara Merawat Kucing Persia Yang Baik Dan Benar


Hay guys... di artikel saya yang ke tujuh, saya akan membahas tentang bagaimana cara merawat kucing persia dengan baik dan benar. Merawat kucing Persia itu gampang-gampang susah guys... Terutama untuk masalah bulunya. 

Karena bulunya panjang dan lebat, jadi kita harus sering-sering memandikannya. Mungkin kita bisa melarang si kucing jalan-jalan di luar rumah agar bulu kucing tidak kotor. Namun saya rasa itu sudah cukup untuk disebut sebagai merampas hak kebebasan seekor hewan... :D


Nah, oleh karena itu saya berusaha untuk merangkum tips bagaimana cara merawat kucing persia yang berdasar dari info-info yang saya dapat dari internet dan juga pengalaman saya sendiri yang memiliki kucing persia. Berikut ini adalah cara merawat kucing Persia yang berhasil saya rangkum dari berbagai sumber :

1.    Jagalah kebersihan kandang, tempat makan, minum serta pasir tempat kotoran kucing mulai sejak anak kucing. Bersihkan tempat makan dan minumnya setiap hari. Juga, jangan lupa mencuci pasir dengan cairan disinfektan lalu jemurlah di terik matahari. Kemudian isi wadah lagi dengan pasir yang bersih.


2.    Yang paling dasar adalah, rajin-rajin menyisir bulu si kucing dengan sisir khusus. Bulu kucing persia sangat lebat dan panjang, serta kemampuan membersihkan bulunya sendiri juga pasti ada batasnya. So guys.. setidaknya sekali sehari kamu harus menyikat bulu kucing yang cantik ini.. :belle


3.    Meski tiap hari disisir, setidaknya 2 minggu sekali kucing persia kamu harus dimandikan, jika kucing kamu selalu berada di dalam rumah. Namun jika kucing kamu suka beraktifitas di luar rumah, mungkin kamu perlu lebih sering memandikannya, Sekali seminggu lah paling tidak guys... :)


4.    Dulu saya pikir hanya kucing persia saya saja yang belekan, ternyata kebanyakan kucing persia memang punya masalah dengan matanya. So guys.. jika melihat mata kucing sering mengeluarkan kotoran terutama pada pagi hari, sebaiknya kamu segera membersihkannya dengan tisu mata yang sesuai. Karena jika tidak segera dibersihkan, kotoran mata yang jatuh ke area hidung dan mengering akan mengganggu sistem pernafasan si kucing pesek ini guys... :problem


5. Untuk makanannya, cukup beri kucing ini cat food saja. Konon kalau memberinya daging atau ikan justru akan mengganggu pertumbuhan bulunya. Selain itu, jangan sampai kucing kesayangan kamu tersebut makan kecoa. Karena kucing persia saya setelah makan kecoa jadi keterusan ingin memakan kecoa guys.... :megusta
Jangan pernah memberi kucing makanan berupa ikan asin juga guys.. karena dapat merontokkan bulu-bulunya. Memang dia tidak seperti kucing murah lainnya, makanya agak sensitif juga sih... :)


6.    Bagi kucing kamu yang sering di kandang, selalu sediakan makanan dan air minum dalam kandang. Periksalah seberapa banyak makanan yang dihabiskan guys... 


7.    Berilah waktu beberapa jam bagi kucing peliharaan kamu untuk bebas bermain di luar pagi, siang dan sore hari guys..tergantung cuaca yah.. :D


8.    Jika keadaan memungkinkan, taruhlah kucing dalam ruang ber-AC. Dan perdengarkanlah musik klasik sewaktu si kucing berada dalam ruangan maupun kandangnya, karena cara ini bisa membuatnya menjadi lebih tenang.


9.    Dan yang paling penting adalah jangan lupa melakukan vaksinasi kepada si kucing setelah si kucing berumur 3 bulan. Ikuti saja saran dokter tentang vaksinasi apa saja yang perlu dilakukan. Kalau dulu saya disarankan untuk melakukan vaksinasi sebanyak 3 kali dalam tahun pertama.


Memang terdengar sangat merepotkan memelihara kucing persia itu guys... Namun dengan perawatan yang tepat si kucing akan dapat hidup dengan lebih sehat dan panjang umur serta penampilannya akan selalu terlihat menawan.

Mungkin kamu juga tertarik untuk mengunjungi Galeri Foto Kucing Persia atau mengenal lebih mendalam mengenai karakteristik kucing persia guys... :)
Kalau kamu tertarik ingin melihat-lihat galeri foto kucing persia, ini guys link nya. Silahkan dilihat ya guys.... :sip

http://www.ristantra.wordpress.com/breeding-information/galeri-photo-kucing/

Sekian Tips merawat kucing Persia yang berhasil saya rangkum dari berbagai sumber. Jika ada kekurangan atau hal-hal yang tidak sesuai mohon sarannya, karena pengalaman tiap orang pasti berbeda-beda.

Namun semoga saja Tips merawat kucing Persia dari yang saya dapat dari berbagai sumber maupun dari pengalaman pribadi saya bisa membantu para pecinta kucing, terutama kucing persia guys... ;)

Okay... guys, sekian dulu artikel saya tentang cara merawat kucing persia yang baik dan benar. Tunggu artikel saya selanjutnya, SEKIAN dan TERIMAKASIH... :beer

Salam Lia_07

Sumber dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi




© Lia_07 Blogger - Template by Blogger Sablonlari - Header image by Deviantart